Visitor Counter:
Website counter

Visitor Maps:

Visitor Tracker:

Publish date: 24 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

FPE LAKSANAKAN TRAINING BTC DI SULAWESI

 

Dewan Pengurus Pusat, Federasi Pertambangan dan Energi  ( DPP FPE ) kembali mengunjungi anggotanya yang berada di Sulawesi Selatan. Kunjungan  DPP FPE kali ini dilakukan dalam rangka melakukan training keterampilan berunding yang difokuskan di Soroako, Kab. Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Kegiatan BTC kali ini didanai dari serikat buruh Belgia ( ACV BIE ) ini dilaksanakan di hotel Grand Mulia pada, 10 dan 11 April 2018.

Adapun para peserta yang hadir terdiri dari 2 propinsi, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Para PK FPE yang hadir dalam kegiatan training tersebut adalah : PK FPE PT. Vale Indonesia Tbk, PK FPE PT. GCNS, PK FPE PT. ITSS, PK FPE PT. SMI, PK FPE PT. IRNC ,PK FPE PT. PJU dan PK FPE PT. Patiwiri.

 

Pelantikan PK FPE PT. Vale Indonesia Tbk periode : 2018-2021

[Berita Lengkap...]

 

Jakarta
Publish date: 20 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

Perpres Tenaga Kerja Asing Mengancam Pekerja Lokal

 

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PTKA) dikhawatirkan bisa mempersempit peluang kerja bagi tenaga kerja lokal. Karena itu, penerapan perpres tersebut harus terus diawasi jangan sampai malah mempersulit lapangan kerja bagi masyarakat. 

"Ini kan jadi ironis, karena hingga kini warga negara yang menganggur masih menjadi permasalahan serius di negeri kita. Alih-alih menyiapkan lapangan kerja, pemerintah malah mengeluarkan Perpres PTKA yang berpotensi mengancam masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Senin (9/4/2018). 

Selain dari sisi pekerjaan, Saleh juga mengingatkan bahaya masuknya ideologi-ideologi anti-Pancasila yang disusupkan ke Indonesia melalui tenaga kerja asing. Bahkan, penyelundupan narkoba juga bisa terjadi dengan modus tenaga kerja asing. "Saya khawatir saja kalau kemudahan bagi TKA malah berdampak negatif. Kan mungkin saja orang-orang masuk ke Indonesia diiringi dengan masuknya barang-barang ilegal, termasuk narkoba. Kan bisa celaka," tegasnya. 

GRAFIS/KORAN SINDO

[Berita Lengkap...]

 

Jakarta
Publish date: 19 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

Alami Kerugian Materiil & Imateriil, KSBSI Desak Hakim PHI & MA Eksaminasi 5 Putusan Pengadilan

 

Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mendesak para hakim baik PHI maupun MA untuk melakukan eksaminasi terhadap lima putusan Pengadilan. Karena akibat putusan soal logo SBSI MP, pihaknya mengalami kerugian secara materi dan imateriil.

Presiden KSBSI Mudhofir Khamid membeberkan kelima putusan Pengadilan tersebut diantaranya pertama, putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakpus Nomor 01/Pdt.Sus/Hak Cipta/2013/PN. Niaga. Jkt. Pst, tanggal 1 Mei 2013. Selanjutnya, putusan MA Nomor 444 K/Pdt.Sus-HKI/2013, tanggal 9 Desember 2013. Dan ketiga, putusan MA Nomor 24 PK/Pdt.Sus-HKI/2015, tanggal 18 Juni 2015, Putusan MA Nomor 378 K/Pdt.Sus-HKI/2015, tanggal 27 Juli 2015, dan Putusan MA Nomor 75 PK/Pdt.Sus-HKI/2016, tanggal 5 Oktober 2016.

“Kami minta agar bisa menjatuhkan sanksi terhadap hakim-hakim yang memeriksa, mengadili dan memutus 5 perkara tersebut. Serta berikan solusi atas permasalahan 5 putusan tersebut,” tegas Mudhofir, hari ini.

 

Ratusan  buruh yang  tergabung di KSBSI  melakukan aksi didepan Mahkamah Agung (Fhoto Dok.FPE)

 

 

[Berita Lengkap...]

 

Jakarta
Publish date: 17 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

Kejagung Tetapkan Eks Dirut Pertamina Karen Jadi Tersangka

 

Penyidik Kejaksaan Agung menetapkan mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan menjadi tersangka. Karen disangka terlibat dalam kasus dugaan korupsi investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia. 

"Iya benar (Karen menjadi tersangka)," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Warih Sadono saat dimintai konfirmasi, Rabu (4/4/2018).

Karen ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-13/F.2/Fd.1/03/2018. Selain Karen, penyidik juga telah menetapkan dua orang tersangka lainnya.  .

Dua orang tersangka lainnya yakni, Chief Legal Councel and Compliance PT. Pertamina (pada saat kasus terjadi) berinisial GP. Serta mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (persero) berinisial FS. 

Ketiga tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kapuspenkum Kejagung, M Rum mengatakan kerugian keuangan diperkirakan Rp 568 miliar. 

 

Karen Agustiawan/Foto: Rachman Haryanto

 

[Berita Lengkap...]

 

Riau
Publish date: 06 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

KONTRAK TIDAK DIPERPANJANG, 15 ANGGOTA FPE P.BARU MERADANG

 

Sejak 15 Maret 2018, lima bekas anggota Federasi Pertambangan dan Energi yang tercatat sebagai anggota DPC FPE Kota Pekanbaru melakukan aksi duduk-duduk di areal pertambangan migas milik PT. Chevron .

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas tindakan PT. Greend Planet Indonesia sebagai salah satu sub contractor PT. Chevron yang tidak memperpanjang kontrak .

PT. Green Planet Indonesia menurut Sekertaris DPC FPE Kota Pekanbaru, Yusuf mengungkapkan “ PT. GPI adalah sebagai pemenang tender dari PT.Chevron untuk mengangkut dan mengolah sampah dilingkungan Chevron di dua wilayah yakni Rumbai dan Minas” ungkap Yusuf.

“Dari 32 anggota FPE yang ada di Pekanbaru dan Siak, hanya 17 orang yang diperpanjang kontraknya.” tambah Yusuf

 

Aksi duduk yang dilakukan anggota FPE PT. GPI, Pekanbaru yang tidak diperpanjang kontrak.

[Berita Lengkap...]

 

kalimantan Timur
Publish date: 04 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

REGENERASI FPE DI KUTAI TIMUR

 

DPC FPE KAB. KUTAI TIMUR, Kalimantan Timur akhirnya sukses melaksanakan Konferensi Cabang ke VIII. Konpercab yang dihadiri Ketua Umum DPP FPE, Riswan Lubis  dilaksanakan di sekertariat bersama SP/SB miliki KPC di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada, Sabtu,24 Maret 2018.

Konpercab yang ke VII ini dihadiri 4 PK FPE Se-Kutai Timur yakni, PK FPE PT. KPC, PK FPE PT. THIESS, PK FPE PT. HEXINDO dan PK FPE PT. KNE serta Dinas Tenaga Kerja Kab. Kutai Timur

Dalam laporan pertanggungjawabannya Yunus Loli mengungkapkan bahwa umumnya saat ini PK-PK FPE yang ada di Kutai Timur telah cukup dewasa dalam menangani berbagai isu. Hampir tidak ada lagi perjuangan normative di Kabupaten Kutai Timur. .

 

Peserta Konferensi Cabang FPE Kutai Timur ke VIII, dibuka oleh Dinas Tenaga Kerja Kab. Kutai Timur

[Berita Lengkap...]

 

Riau
Publish date: 02 Apr 2018, Author : fpesbsi
 

DPRD BENGKALIS, RIAU PANGGIL MANAGEMENT PERTAMINA

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin,19 Maret 2018  mengundang Hearing DPC FPE Kab. Bengkalis beserta pimpinan PT. Pertamina, Sei Pakning. Dilakukannya Hearing oleh DPRD Kab. Bengkalis terkait pengaduan yang disampaikan oleh DPC FPE kab. Bengkalis.

Beberapa persoalan yang disampaikan oleh DPC FPE Kab.Bengkalis yakni, percepatan usia pensiun dan belum semua buruh diberlakukan TKJP OS dilingkungan PT. Pertamina, Sei.Pakning.

Sayangnya Hearing tersebut terpaksa dibatalkan, disebabkan pihak management  PT. Pertamina Sei. Pakning tiba-tiba pulang tanpa pemberitahuan.

“ Pertemuan terpaksa di jadwal ulang, karena pihak perusahaan pulang tanpa pemberitahuan “ ujar Raden Silalahi selaku Ketua DPC FPE Kab. Bengkalis, Riau kepada Suara Tambang.

Dalam Berita Acara, terlihat beberapa pihak telah hadir seperti, anggota Komisi 1 DPRD kab. Bengkalis Hj. Aisyah , Sekertaris Disnaker Kab. Bengkalis, DPC FPE Kab. Bengkalis yang diwakili oleh Raden Silalahi dan Syaiful Bahri.

Raden selanjutnya meminta agar DPRD lebih serius dan disiplin waktu dalam mengagendakan Hearing dengan para pihak.

 Ketua DPC FPE kab. Bengkalis, Raden Silalahi, Syaiful Bahri dan pengurus lainnya menunggu waktu Hearing

[Berita Lengkap...]

 

Australia
Publish date: 29 Mar 2018, Author : fpesbsi
 

Jokowi Minta Australia Menilai CEPA Secara Jangka Panjang

 

Presiden Joko Widodo menghadiri KTT Khusus ASEAN-Australia yang digelar di Sydney, New South Wales, Australia pada 17-18 Maret 2018. Dalam pertemuan ini, salah satu fokus utama adalah Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau yang dikenal Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership (IA-CEPA).

Presiden Jokowi berkeinginan kerja sama IA-CEPA ini dapat diselesaikan pada tahun ini. Perundingan ini sendiri telah dicapai melalui 11 putaran. "Jadi Pak Presiden Jokowi berpesan agar Australia tidak menilai CEPA hanya dari aspek komersial jangka pendek, melainkan dari aspek sosial jangka menengah dan panjang," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Senin (19/3/2018).

Lanjut Enggar, kerja sama IA-CEPA jangka panjang, terkait kesejahteraan dan peningkatan kapasitas serta pembentukan ‘power house’ antara kedua negara sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Selain membahas IA-CEPA, Kepala Negara juga menekankan pertemuan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). Indonesia menilai arti penting RCEP sebagai komitmen terhadap sistem perdagangan multilateral di kawasan yang paling dinamis di dunia. 

 

Presiden Jokowi meminta Australia untuk menilai CEPA secara jangka panjang. Foto/Istimewa

[Berita Lengkap...]

 

Jakarta
Publish date: 28 Mar 2018, Author : fpesbsi
 

DPR Kritisi Pencabutan Permen ESDM Tentang Tenaga Kerja Asing

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron mengkritisi pencabutan Peraturan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2013 mengenai Ketentuan Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dalam sektor Minyak dan Gas Bumi. Menurutnya, hal itu akan mengurangi peluang yang semestinya menjadi hak dari anak-anak bangsa Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan.

“Saya pribadi tidak setuju dengan pencabutan Permen tersebut. Dan jika memang benar adanya, bisa mempermudah tenaga asing masuk ke Indonesia, terlebih dalam sektor migas. Hal ini patut untuk kita kritisi bersama,” tuturnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron mengkritisi pencabutan Peraturan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) mengenai ketentuan Tenaga Kerja Asing (TKA).

[Berita Lengkap...]

 

Jakarta
Publish date: 27 Mar 2018, Author : fpesbsi
 

Musim dingin usai, harga batubara loyo

 

Musim dingin yang mulai berakhir membuat harga batubara masuk dalam tren pelemahan. Jumat (16/3) lalu, harga batubara kontrak pengiriman Mei 2018 di ICE Futures melemah 0,59% ke level US$ 91,90 per metrik ton. Bahkan, dalam sepekan, harganya  anjlok 1,87%.

Wahyu Tribowo Laksono, analis Central Capital Futures, bilang, tingkat permintaan batubara saat ini mulai turun. Selain itu, koreksi harga kali ini tergolong wajar lantaran kenaikan harganya di awal tahun ini signifikan.

Salah satunya terjadi setelah langkah pemerintah China yang mencoba mengalihkan penggunaan batubara ke gas alam dengan melakukan pembatasan produksi gagal. Pasokan gas alam tidak cukup untuk memenuhi tingginya permintaan sehingga pasar kembali beralih memburu batubara.

Tekanan bagi batubara bertambah setelah adanya kenaikan produksi. Biro Statistik China melaporkan, pasokan batubara di Negeri Tirai Bambu itu naik untuk bulan Januari dan Februari mencapai 520 juta metrik ton atau sekitar 5,7% dari tahun lalu.

Selain itu, Direktur Garuda Berjangka Ibrahim bilang, koreksi harga batubara juga terjadi karena indeks dollar Amerika Serikat (AS) yang sedang perkasa. Apalagi pekan ini The Federal Reserve diperkirakan menaikan suku bunga acuan yang akhirnya semakin memperkokoh posisi the greenback.

iLUSTRASI. Kapal tongkang pengangkut batubara

[Berita Lengkap...]